Archive for February, 2010

ga tau mau judulin apa.

seseorang menyatakan kekecewaannya atas [ketiadaan]reaksiku selama ini..
menurutnya [juga seorang lainnya yang jadi pos tempat pengaduannya] sikap saya yang mengacuhkannya begitu rupa sungguh sangat berlebihan. gak masuk akal.
dan jika ia ingin ‘hak [di]jawab’nya dipenuhi, maka postingan ini merupakan yang terakhir dari saya. setelah ini, jangan berharap. saya tahu keteguhan saya dalam hal ini, dan saya yakin kamu tidak meragukannya.

hmm..
perlu diingat bahwa kadang kala suatu respon menjadi reaksi bukan akibat atas satu perbuatan/hal saja. jadi istilah “gara-gara nila setitik rusak susu sebelanga” Continue reading